Sunday, 1 September 2024

Koneksi Antar Materi Pembelajaran Berdiferensiasi

Apa itu pembelajaran berdiferensiasi ?

Pembelajaran Berdiferensiasi adalah usaha guru dalam menyesuaikan proses pembelajaran dikelas untuk memenuhi kebutuhan belajar individu. Pembelajaran berdiferensiasi adalah pembelajaran untuk mendukung semua murid di kelas kita karena setiap anak itu unik mereka punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, begitu pula dengan minat, gaya belajar, kebiasaan, pola pikir dan lain sebagainya. Nah disinilah diperlukan usaha guru untuk dapat memenuhi kebutuhan belajar murid yang berbeda-beda agar mereka merasa nyaman saat belajar dikelas dan tentunya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Bagaimana cara untuk dapat melakukan pembelajaran berdiferensi di kelas ?

Agar dapat melakukan pembelajaran berdiferensiasi guru harus : 

  • Memahami tujuan pembelajaran
  • Mengetahui dan merespon kebutuhan belajar murid
  • Menciptakan lingkungan belajar yang mengundang murid untuk belajar
  • Melakukan manajemen kelas yang aktif
  • Melakukan penilaian berkelanjutan
Berkaitan dengan kebutuhan belajar murid, guru harus memahami tiga aspek berikut :

  • Kesiapan Belajar Murid (Readiness) : Mengharuskan guru untuk menilai pengetahuan awal dan menentukan apa yang telah murid ketahui dan dimana murid berada
  • Profil Belajar Murid : Profil belajar murid berkaitan dengan lingkungan, budaya, gaya belajar dan kecerdasan majemuk yang berbeda antara satu anak dengan yang lainnya
  • Minat Murid : Minat setiap anak pasti berbeda-beda. Minat adalah salah satu motivator penting bagi murid untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran
Kebutuhan belajar murid dapat diidentifikasi berdasarkan cara-cara berikut ini :
  • Mengamati Perilaku Murid-murid
  • Mengidentifikasi Pengetahuan Awal
  • Meriview dan melakukan refleksi terhadap praktik pengajaran
  • Berbicara dengan guru murid sebelumnya
  • Membaca Raport murid dikelas sebelumnya
  • Menggunakan berbagai penilaian formatif dan diagnostik
Strategi untuk mendiferensiasi pembelajaran
  • Diferensiasi Konten : Berkaitan dengan apa yang kita ajarkan, seperti materi, konsep, atau keterampilan yang perlu dipelajari berdasarkan kurikulum. Mendiferensiasi konten bisa dilakukan dengan membedakan pengorganisasian atau format penyampaiannya bukan mengubah/menurunkan standar kurikulum.
  • Diferensiasi Proses : Kegiatan yang memungkinkan murid berlatih dan memahami atau memaknai konten, dengan cara membedakan proses yang harus dijalani oleh murid.
  • Diferensiasi Produk : Bukti yang menunjukkan apa yang murid telah pahami dengan cara membedakan/memodifikasi produk sebagai hasil belajar murid, hasil latihan penerapan dan pengembangan apa yang telah dipelajari
Apakah keterkaitan antara modul pembelajaran berdiferensiasi dengan modul-modul yang lain?
  • Kaitan Modul 1.1 & Modul 2.1 : Untuk dapat melakukan pembelajaran berdiferensiasi, maka guru harus berusaha memenuhi kebutuhan belajar anak sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zaman berdasarkan filosofi Ki Hadjar Dewantara
  • Kaitan Modul 1.2 & Modul 2.1 : Dalam melakukan pembelajaran berdiferensiasi, seorang guru penggerak harus berpihak pada murid, reflektif, mandiri, kolaboratif dan inovatif untuk menciptakan pembelajaran-pembelajaran berdiferensiasi agar dapat memenuhi kebutuhan murid. Dengan demikian seorang guru penggerak dapat mewujudkan kepemimpinan murid dengan menuntun murid merdeka belajar. Hal ini sesuai dengan nilai dan peran guru penggerak.
  • Kaitan Modul 1.3 & Modul 2.1 : Pembelajaran Berdiferensiasi dapat menjadi salah satu strategi untuk mewujudkan visi guru penggerak yang berpihak pada murid
  • Kaitan Modul 1.4 & Modul 2.1 : Dalam pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi antara guru dan murid harus ada kesepakatan kelas terlebih dahulu agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik sesuai dengan nilai-nilai budaya positif








No comments:

Post a Comment